Langsung ke konten utama

Unggulan

Tentang pagi, dan halaman yang mengingatkanku padamu

 Dear You Pagi ini langit terlihat lapang dan terang. Matahari naik pelan dari balik atap-atap rumah, menyisakan cahaya hangat yang jatuh di pepohonan. Udara terasa tenang, seolah pagi sedang mengajak siapa pun yang terjaga untuk bernapas lebih dalam, tanpa tergesa. Di suasana seperti ini, aku membuka salah satu halaman buku karya Indra Sugarto. Entah kenapa, saat membacanya, pikiranku langsung tertuju padamu. Ada kalimat-kalimat di halaman itu yang terasa begitu dekat, seolah sedang berbicara tentangmu—atau mungkin, untukmu. Begini kutipannya. “Kapan Kamu Akan Bilang Bahwa Kamu Lelah? (Part 1) Hi, superman! Kapan kamu akan bilang bahwa kamu lelah menanggung semua beban itu di pundakmu sendirian? Kamu hebat sekali. Menerima beban yang seharusnya bukan menjadi bebanmu. Menerima badai yang orang ciptakan kepadamu. Kamu selalu menanggung semua itu sendirian. Seperti superman. Kamu sangat dewasa sekali. Di saat orang lain mengeluh dan merengek seperti anak kecil mengharapkan es krim, t...

Corat coret

Terkadang yang dibutuhkan orang tua bukanlah kekayaan, tapi bakti dari seorang anak. selama kuliah online ini banyak pelajaran yang aku dapatkan, bahwa kita tidak akan jadi apa-apa tanpa orang tua, tanpa pelatihan, dan tanpa ridha kedua orang tua. Seringkali yang kita kejar adalah kesuksesan duniawi, ketenaran, lingkup sosial yang luas, gengsi yang tinggi, tapi melupakan kewajiban kita sebagai seorang anak. Dengan beralaskan belajar, kita berani melawan mereka, membantahnya, tak mengelakan permintaannya yang sebenarnya tak seberapa. Padahal pelajaran kehidupan sesungguhnya bukanlah hanya sebatas teori, buku-buku pelajaran memang meyajiakan teori-teori mengagumkan, tetapi jika dipikir lagi, teori itu tidak berarti bagi kebanyakan orang, karena bagaimanapun tidak semua mahasisiwa bergelar sarjana sains misalnya, seluruhnya menjadi ilmuan. Lagi-lagi pelajaran yang bermanfaat dan paling dibutuhkan adalah skill, kebiasaan, dan kemampuan dalam beradaptasi. Ketika seseorang mampu untuk mengimbangi waktu belajarnya dan melaksanakan tugas atau kewajibannya sebagai anak, saat itulah otak mulai memprogres tata kelola baru, semakin dilatih semakin baik, karena tanpa disadari ternyata kebiasaan menyelesaikan tugas-tugas baik rumah ataupun sekolah dengan baik berdampak pada kepribadian yang terorganisir. Di situlah hebatnya, tanpa kita tahu, perintah orang tua dalam meminta kita untuk menyelesaikan tugas rumah (seperti bersih-bersih misalnya) ternyata mampu menjadikan pelatihan untuk kita sehingga menjadi orang yang lebih produktif dan terorganisir. merencankan rencana-rencana baru, melakukan kegiatan-kegiatan baru, akan terselesaikan dengan cepat, mudah, dan baik. 

Dan ungkapan Do'a orang tua adalah do'a yang paling mustajab, sebenarnya memang benar. Ini sudah kualami dan kubuktikan sendiri, entah memang memberikan sugesti pada dari atau apa, tapi yang pasti ketika aku mendapati beberapa tugas kuliah yang bejibun dan yang awalnya aku pikir sangat sulit untuk menyelesaikannya dengan waktu deadline berdekatan dan singkat, tetapi ketika aku meminta ibuku untuk mendoakanku supaya bisa menyelesaikan tugas-tugas tersebut, alhasil tugas itu memang selesai. Karena itu, hingga sekarang aku selalu minta supaya Ibu mengaminkan keinginanku, apapun itu, tak peduli meski berapa kali aku mengatakannya ata memintanay dan tak peduli berapa kali Ibuku mengamininya. aku selalu memintanya, karena doanya seakan menjadi tongkat sihirku untuk memulai dan melangkah di jalan kehidupan


Komentar

Postingan Populer